DONASI Pengembangan AAMFA.org

ٱلْـحَـمْـدُ للهِ dengan segala kemudahan dari Allah ﷻ, sejauh ini kehadiran AAMFA.org telah memberikan cukup banyak manfaat kepada masyarakat terutama dalam program bencana dan pengobatan keliling. Namun dirasakan perlu dibangun suatu sistem terintegrasi untuk dapat menunjang... Selengkapnya >>>

Rekening Donasi: BCA 8691419100
a.n. Yayasan Aytam Alkhairiyyah
Gunakan kode unik berakhiran 3
Contoh: Rp 500.003,- atau gunakan

Konfirmasi Donasi >>>

Tentang Kami


Al-Afiyah Medical Facilities for All (AAMFA) adalah program lanjutan dari CRAST Tauhid.or.id sejak pertama kali melakukan kegiatan di daerah bencana. Layanan medis kepada masyarakat dirasa masih menjadi salah satu persoalan utama terkait kemudahan aksesnya terutama di daerah, kualitas layanan baik aspek teknis maupun non teknis, bagaimana kesehatan diposisikan sebagai suatu anugerah dari Allah , serta tindakan preventif dan bagaimana kita dapat memperlakukan jasmani kita sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ.


SEJARAH TERBENTUKNYA AAMFA.org

Gempa bumi di Lombok sejak akhir Juli 2018 telah menyebabkan berbagai dampak baik yang sifatnya kerusakan fisik maupun korban jiwa. Sejak awal masa tanggap darurat, tim relawan CRAST (Community Relief and Spreading Tauhid) Tauhid.or.id memulai program penyaluran bantuan dengan dukungan donasi yang masuk maupun amanah dari berbagai lembaga. Standard operasi CRAST diibaratkan sebagai fishbone diagram dengan trauma healing (dakwah tauhid) sebagai ujung pangkalnya dengan beberapa elemen pendukung teknis salah satunya adalah bantuan medis. Sejak saat itu terbentuklah tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan farmasis yang merupakan salah satu divisi di dalam CRAST.

Hingga memasuki masa rekonstruksi, medis masih menjadi salah satu persoalan krusial akibat berbagai kondisi tidak ideal di pengungsian. Berbagai bantuan misalnya obat-obatan dan alat kesehatan terus diberikan oleh berbagai pihak kepada tim medis CRAST. Menimbang kebutuhan masyarakat, sumber daya yang ada, serta pertimbangan kemudahan operasional dalam jangka lebih panjang, dibentuk lah embrio AAMFA sebagai suatu program terstruktur untuk lebih optimal dalam memberikan bantuan medis. Di sisi lain berdasarkan pengalaman operasional CRAST di dalam penanggulangan dampak bencana dan program sosial lain, banyak anak muda salah satunya adalah tenaga medis yang memiliki semangat untuk terlibat di dalam misi sosial. Pada perkembangannya CRAST terus berkembang baik dari sisi SDM, kerjasama dengan institusi medis misalnya TBM & Fakultas Kedokeran berbagai universitas, apresiasi dan legalitas dengan pihak berwenang di setiap misi, hingga banyaknya donasi berupa obat-obatan dan alat kesehatan.

Ketika terjadi tsunami di Sulwesi Tengah pada akhir September 2018, tim medis AAMFA menjadi jantung utama dari misi CRAST. Pada tahap awal sangat sulit memasuki Kota Palu akibat longsor yang menutup serta kendala keamanan. AAMFA berhasil mengirimkan dua orang dokter salah satunya menggunakan pesawat yang carteran dan menggunakan pesawat Hercules TNI AU dalam kondisi landasan udara yang tidak sepenuhnya optimal. Selanjutnya AAMFA mendirikan klinik medis darurat di pusat Kota Palu dan memberikan layanan field medical services ke berbagai lokasi termasuk Kabupaten Donggala dan Sigi.

Klinik Medis Darurat AAMFA di Kota Palu Oktober 2018
Aktifitas di Klinik Medis Darurat di Banten Januari 2019

Untuk tsunami Selat Sunda, AAMFA mendirikan klinik medis darurat di Way Muli Lampung Selatan yang mendapatkan dukungan dari Pemkab beserta jajaran terkait, TNI & Polri, serta berbagai lembaga yang berkolaborasi. Saat itu banyak masyarakat disana yang menyangka bahwa AAMFA adalah suatu institusi kesehatan yang sudah matang dan memiliki rumah sakit besar di Jakarta. Di Banten, field medical services AAMFA menjangkau berbagai titik pengungsian serta mengoperasikan klinik medis darurat di Cikujang dan Sumur. Selain berbagai misi bencana, AAMFA masih terus bergerak di beberapa lokasi untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu atau yang terdampak bencana sebagaimana di Lombok di dalam program SemangatLombok serta program field medical services di beberapa dusun.


**********


LATAR BELAKANG PENDIRIAN FASKES AAMFA

Dampak dari berbagai misi di atas donasi alat medis dan obat-obatan yang diterima AAMFA semakin banyak, sedangkan di sisi lain operating cost untuk terus bergerak di remote area umumnya cukup besar termasuk tidak adanya ketahanan SDM umumnya tim medis relawan AAMFA memiliki kesibukan lain yang juga menyebabkan field medical services tidak bisa rutin dilakukan. Atas berbagai pertimbangan, AAMFA memutuskan untuk mulai mendirikan faskes yang pada tahap awal berbentuk klinik medis di beberapa daerah dengan tujuan:
  • Menjadi stasiun logistik obat-obatan dan alat medis. Jika tidak digunakan secara berkala alat medis akan cenderung mudah rusak. Sedangkan obat-obatan memiliki waktu kadaluwarsa dan dikhawatirkan tidak optimal penggunannya apabila hanya mengandalkan field medical services yang juga tidak rutin digelar. Dengan beroperasinya klinik secara profesional akan ada skema cross purchase sehingga terjadi peremajaan stock obat-obatan untuk misi sosial.
Salah satu Klinik Medis Lapangan AAMFA di Palu
  • Ketahanan SDM. Dengan beroperasinya klinik AAMFA secara profesional maka sebagian relawan medis AAMFA dapat terserap melalui SOP tertentu ketika terjadi bencana diharapkan mereka dapat menjadi garda terdepan untuk diterjunkan ke lokasi bencana sehingga tidak selalu mengandalkan relawan yang sifatnya tidak terikat. Selain itu diharapkan berbagai program sosial berbasis medis dapat lebih terkonsep.
  • Lebih Optimal dalam Menjalankan Misi Bencana & Sosial. Hal ini sudah merupakan dampak dari dua tujuan di atas. Selain itu misi klinik AAMFA adalah berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat kurang mampu dan hal ini akan sulit dilaksanakan jika tidak berada dalam suatu sistem operasional dan manajemen. Misi sosial lain yang dilakukan AAMFA adalah pendampingan kepada pasien tidak mampu yang harus dirujuk ke faskes lanjutan dengan jenis penyakit tertentu.
  • Improvisasi Kualitas Layanan Kesehatan. Sebagian layanan kesehatan di negeri kita saat ini baru sebatas mendiagnosis dan mengobati, belum sampai tahap untuk berupaya menyembuhkan secara jasmani maupun rohani serta berbagai upaya edukasi kepada masyarakat untuk bisa hidup sehat.
  • Landmark Faskes AAMFA. Dalam setiap misi seringkali masyarakat bertanya lokasi rumah sakit / klinik yang dikelola oleh CRAST -  AAMFA. Setidaknya hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang mulai terbangun akan layanan yang diberikan oleh tim medis AAMFA.
  • Ketahanan Finansial. Tidak dapat dipungkiri untuk dapat menjalankan berbagai misi sosial diperlukan biaya. Meskipun setiap terjadi bencana penggalangan dana yang dilakukan CRAST selalu mendapatkan dukungan dari masyarakat, namun tak jarang misi baru dimulai ketika sejumlah dana sudah terkumpul. Atau rangkaian misi yang telah disusun dengan berbagai program harus diakhiri lebih cepat karena beberapa rencana terkendala pembiayaan. Dengan pengelolaan secara profesional diharapkan klinik AAMFA dapat memberikan kontribusi pada program bencana CRAST.
  • Sarana Dakwah. Ujung pangkal dari berbagai tujuan di atas adalah tersampaikannya dakwah baik melalui layanan di faskes maupun tergeraknya berbagai program sosial dan kebencanaan yang akan lebih optimal dengan beroperasinya faskes AAMFA.


**********


MAKNA NAMA & LOGO AAMFA


Kata الْعَافِيَةُ disebutkan dalam beberapa doa yang biasa dibaca oleh Rasulullah ﷺ, salah satunya yang biasa dibaca pada pagi dan petang hari. Jika dikaji lebih lanjut, kata al-afiyah memiliki makna yang luas mencakup keselamatan dunia dan akhirat. Hal ini menjadi landasan operasional jaringan klinik bahwa proses penyembuhan dari segala penyakit harus lah dilandaskan pada hakikat bertauhid kepada Allah ﷻ, serta segala prosesnya berupaya mengikuti koridor yang ditetapkan syariat termasuk konsekuensinya kepada implementasi teknologi medis.

Secara umum faskes Al-Afiyah juga akan tetap menjadi instrumen misi sosial yang selama ini dilakukan CRAST salah satunya melalui kemudahan akses berobat kepada masyarakat tidak mampu dengan skema program tertentu sehinga secara lengkap dengan akronim (untuk websiteAAMFA.org atau Al-Afiyah Medical Facilities for All yang merujuk pada tujuan tersebut.


Makna Logo AAMFA:
  • Bentuk seperti daun berwarna hijau menunjukkan bahwa “setiap penyakit ada obatnya” sebagaimana hadits Rasulullah ﷺ:h لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءُ  atau bisa dilihat seperti tetesan air yang menunjukkan kemurnian tauhid sesuai dengan lanjutan hadits tersebut فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ عَزَّ وَ جَلَّ yang bermakna “Apabila obat itu tepat untuk suatu penyakit, penyakit itu akan sembuh dengan seizin Allah ‘Azza wa Jalla”.
  • Bentuk seperti grafik menunjukkan kesungguhan untuk mengedapankan metode ilmiah, analisis, serta penggunaan data dan  SOP yang baik.
  • Geometri yang membentuk lingkaran besar terdiri dari warna biru muda dan merah menunjukkan bahwa AAMFA sebagaimana roda akan terus bergerak antara dua hal: panas & dingin, untuk yang kaya dan miskin, memisahkan tauhid & syirik, mengupayakan batas antara sembuh & sakit, dsb.



********************